MUSIC-WALLPAPPER

Google Search

Loading

Teknologi SONAR

Salam hangat kepada segenap pembaca yang budiman, sebelumnya saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 dengan telah ditemukannya sejumlah jenazah serta serpihan bagian pesawat AirAsia QZ 8501 di Selat Karimata, Pangkalan Bun Kalimantan Tengah. Kami mendoakan semoga proses evakuasi yang dilakukan oleh Badan SAR Nasional berjalan lancar dan untuk keluarga korban agar diberi kekuatan dan ketabahan atas musibah ini.
Dalam beberapa hari ini di televisi masih terus menayangkan tentang upaya pencarian pesawat AIRASIA QZ 8501 dan alat yang digunakan pada pencarian tersebut menggunakan Teknologi Sonar. He he walaupun segenap pembaca sudah banyak yang paham dengan teknologi ini saya ingin sedikit share tentang Teknologi Sonar. Tetap di depan monitor Anda dan simak artikel berikut !!!

SONAR merupakan singkatan dari sound navigation and ranging. Sonar adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk mengamati (mendeteksi, menyidik) keberadaan dan lokasi benda di bawah permukaan laut dengan menggunakan gelombang suara yang dikirim dari perangkat itu dan dipantulkan kembali oleh benda (objek) yang diamati. Selain untuk mengamati Sonar juga dapat digunakan untuk mengukur kedalaman laut. Beberapa moda transport yang menggunakan nya antara lain kapal laut, kapal selam dan pesawat terbang ( for special purpose, biasanya pada pesawat anti kapal selam, dimana sonar di butuhkan untuk mencari titik lokasi kapal selam berada). Well kalo di IPA FISIKA ini masuk materi Gelombang Bunyi.
SONAR
 Teknologi Sonar tercipta ini berkat jasa-jasa beberapa ilmuan yaitu Daniel Colloden yang pada tahun 1822 menggunakan lonceng bawah air untuk menghitung kecepatan suara di bawah air di Danau Geneva, Swiss. Kemudian Lewis Nixon, yang pada tahun 1906 menemukan alat pendengar bertipe sonar pertama untuk mendeteksi puncak gunung es. Dan Paul Langevin yang tahun 1915 menemukan alat sonar pertama untuk mendeteksi kapal selam dengan menggunakan sifat-sifat piezoelektrik kuartz.

Cara Kerja Teknologi SONAR
Cara kerja menggunakan prinsip pemantulan gelombang bunyi, sebuah kapal melepas sinyal ke dalam air, maka pantulan akan memberikan efek Echo (gema) dan mengembalikannya kepada sistem penerima (receiver) setelah itu sistem penerima tadi melakukan kalkulasi mengenai jarak objek dari lokasi kapal dan juga informasi informasi yang dibutuhkan lain nya, seperti pemetaan laut ( pengukuran laut, topografi laut, dll). Sebuah sonar terdiri dari sebuah pemancar, transducer, penerima/receiver, dan layar monitor.
SONAR
 
Hm hm kira-kira yang menjadi inspirasi pembuatan Teknologi SONAR apa ya ??? he he he cari jawabannya sendiri ya berikut saya tambahkan pertanyaan yang berhubungan dengan Teknologi Sonar.

Kapal Baruna Jaya IV mengukur kedalaman laut Jawa dengan Teknologi Sonar. Gema suara (echo sounding) tercatat waktunya 8 detik dari saat memancarkan gema sampai menerima pantulannya, sedangkan cepat rambat suara melalui air laut rata-rata 1.500 m/s. Berapakah kedalaman lautnya ?
PILIHAN JAWABAN : A. 3000 m       B. 4500 m        C. 6000 m         D. 12000 m

 
Tag : IPA FISIKA
0 Komentar untuk "Teknologi SONAR"

Back To Top