MUSIC-WALLPAPPER

Google Search

Loading

Pajak Itu Untuk Siapa?

Halo Sobat Blogger and segenap pembaca yang ada di seluruh dunia, di hari yang cerah ini saya ingin sedikit mengupas tentang PAJAK. Tapi sebelumnya saya minta maaf jika tulisan ini kurang bermanfaat, namun jika Anda berkenan menyimak coba cermati beberapa ilustrasi-ilustrasi tentang PAJAK berikut ini:
Ilustrasi 1
Ilustrasi 2
Ilustrasi 3
 Yupz begitulah Adanya, dari kata "Pajak" yang saya searching di Google (Gambar) ternyata banyak sekali gambar-gambar tentang PAJAK yang bernuansa Negatif. Hal ini membuktikan bahwa banyak sekali orang-orang yang merasa ragu-ragu untuk membayar pajak. Pasti dalam hati mereka bertanya-tanya " Buat apa sih bayar Pajak...Ujung2nya di korupsi juga" hal ini diperkuat dengan banyaknya kasus-kasus mafia Pajak. (he he anda pasti tau sendiri, bahkan baru2 ini juga muncul kasus terbaru lagi).
Bukan menyindir atau apa tapi kalo kenyataannya begini mau gimana lagi,  BAWAHAN AJA BISA NILEP BERMILYARAN RUPIAH APALAGI YANG BUKAN BAWAHAN ( kata beberapa orang yang saya tanyai tentang pendapat mereka terhadap kasus penggelapan Pajak-Rakyat Kecil red). Mungkin berikut ini kritikan yang paling pedas "Percuma tuh bayar pajak ke kantor pajak, nanti begitu uangnya ngumpul di kantor pajak, uangnya di ambil sama Gayus dan Konco-konconya, hhmmhh….. Parah ya?"

Sekarang yang jadi pertanyaan adalah Sebenarnya Pajak yang kita bayar itu Untuk Siapa?

Marilah kita buka wawasan sedikit tentang Pajak menurut wikipedia Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang —sehingga dapat dipaksakan— dengan tiada mendapat balas jasa secara langsung. Pajak dipungut penguasa berdasarkan norma-norma hukum untuk menutup biaya produksi barang-barang dan jasa kolektif untuk mencapai kesejahteraan umum.
Lembaga Pemerintah yang mengelola perpajakan negara di Indonesia adalah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang merupakan salah satu direktorat jenderal yang ada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Dalam beberapa kasus mafia Pajak banyak orang yang menyalahkan Kantor Pajak (liat aja kritikan yang paling pedas). Padahal sebenarnya kantor pajak hanya mengelola mereka tidak pernah menerima uang pajak, di dalam Kantor pajak tidak ada BRANGKAS tempat penyimpanan Uang Pajak karena uang pajak itu langsung masuk ke KAS NEGARA.
Pembayaran kewajiban pajak dilakukan di bank-bank persepsi, yang nanti oleh bank persepsi uang tersebut  akan masuk dan tercatat ke kas negara dan tidak pernah “nyangkol” (mengendap) di Kantor Pajak. Bisa jadi lokasi membayar pajak dilakukan di kantor pajak yang kebetulan di Kantor Pajak tersebut terdapat cabang dari bank persepsi yang melayani pembayaran pajak dari Wajib Pajak, akan tetapi membayarnya tetap di Bank dan bukan di Kantor Pajaknya.  Meskipun Bank persepsi tersebut berlokasi dikantor pajak,  Bank tersebut tidak akan menyetorkan uang yang dibayarkan oleh Wajib Pajak tersebut kepada Kantor Pajak. Uang-uang yang telah terkumpul tersebut tersebut sudah otomatis masuk dan tercatat di dalam kas negara.
Jadi apabila ada sebuah pendapat yang mengatakan bahwa kantor pajak mengelola setiap uang yang dibayarkan oleh Wajib Pak kemudian digambarkan uang tersebut akan terkumpul dalam sebuah ruangan dan brankas di dalam Kantor Pajak, hal tersebut adalah keliru. 
Fungsi dari pembayaran pajak adalah :
1. Fungsi anggaran (budgetair)
Sebagai sumber pendapatan negara, pajak berfungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara. 
2. Fungsi mengatur (regulerend)
Pemerintah bisa mengatur pertumbuhan ekonomi melalui kebijaksanaan pajak. Dengan fungsi mengatur, pajak bisa digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan. Dalam rangka melindungi produksi dalam negeri, pemerintah menetapkan bea masuk yang tinggi untuk produk luar negeri.
3. Fungsi stabilitas
Dengan adanya pajak, pemerintah memiliki dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga sehingga inflasi dapat dikendalikan, Hal ini bisa dilakukan antara lain dengan jalan mengatur peredaran uang di masyarakat, pemungutan pajak, penggunaan pajak yang efektif dan efisien.
4. Fungsi redistribusi pendapatan
Pajak yang sudah dipungut oleh negara akan digunakan untuk membiayai semua kepentingan umum, termasuk juga untuk membiayai pembangunan sehingga dapat membuka kesempatan kerja, yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Nah itu mungkin sedikit tentang Pajak semoga bermanfaat...Ooops lupa tapi tempat pembayaran Pajak melalui Bank tapi kenapa Ada kasus mafia Pajak dan itu terjadi di Area atau wilayah KANTOR PAJAK ??? 
RUMITdotCOM...Jawabannya. Kasus Korupsi itu melibatkan banyak Oknum. Kalo mereka belum tergugah Hatinya Korupsi ga bakalan Hilang Dari Muka Bumi Iniiiiiii................

 

8 Komentar untuk "Pajak Itu Untuk Siapa?"

Nice Sob....
Kunjungan Baliknya ya di tunggu.

Ilustrasinya mantp sobat, skrang gw sudah pham gmana prjlanan pajak!
wkwkwk
nice, happy blogging!

memang pajak merupakan salah satu kompunen vital sumber keuangan anggaran belanja negara apajadinya negara tanpa pajak ya sob

pajak memang sebagai penyokokong dana di pemerintah kemudian di kembalikan untuk kesejahteraan masyarakat misalnya pembangunan jalan, tadinya saya pikir begitu...

pernah sih mengantar pajak ke kecamatan beberapa kali mungkin liyau juga deh xixi...

Ya semoga saja tulisan ini bisa sedikit mengurangi image negatif tentang Pajak...Semoga uang Pajak yang terkumpul dapat tersalurkan sebagaimana mestinya...

tulisan yg bagus sob....

btw.., kita tukaran link yaa..., link km dah aq pasang.., terima kasih :)

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
:)
twitter : @profiluii :)

Back To Top