MUSIC-WALLPAPPER

Google Search

Loading

Bom Sonic

Mungkin sebagian orang belum banyak yang mengetahui apa itu Bom Sonic, he he tapi bagi Anda-Anda yang sudah bergelut dengan pelajaran Fisika sejak lahir mungkin akan bilang "Ahh dah Tahu Coy". Tapi tenang aja bagi Anda yang belum tahu saya akan sedikit mengupas tentang "BOM SONIC". 

Anda tentu tahu gambar di atas, yak tepat sekali sebuah Pesawat Jet Tempur. Tentu Anda bisa membayangkan sendiri seberapa besar kecepatannya, dari namanya saja sudah kelihatan Pesawat Jet Tempur. Nah kita awali dari sini, berbicara tentang kecepatan. Ketika suatu Pesawat Jet bergerak dengan kecepatan maksimal hingga melebihi kecepatan suara di udara maka akan terjadi benturan antar partikel udara. Benturan tersebut menimbulkan ledakan yang terdengar sebagai suara menggelegar. Jika pesawat jet terbang terlalu rendah akan menyebabkan getaran yang dapat mengakibatkan pecahnya kaca pada gedung-gedung. Benturan antar partikel udara inilah yang menimbulkan Bom Sonic. Berikut ilustrasi dari bom sonik (Sonic Boom).

Menurut wikipedia Sonic boom adalah istilah bagi gelombang kejut di udara yang dapat ditangkap telinga manusia. Istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk kepada kejutan yang disebabkan pesawat-pesawat supersonik. Gelombang kejut tersebut berbentuk seperti kerucut.
Warga Karanganyar juga pernah dibuat panik oleh Bom Sonic yang dihasilkan oleh pesawat jet F16 yang sedang melintas di atas wilayah Karanganyar.(Baca Selengkapnya "Sonic Boom F16 Panikkan Warga Karanganyar").
Berikut ini Video Bom Sonik (Sonic Boom).

 
6 Komentar untuk "Bom Sonic"

mengganggu juga ya sonic bom itu, siap-siap saja gendang telinga pecah, informasi yang bagus sobat terima kasih

mampir di blog gan,,,,,
thanks
tukeran link gan

ane gak mudeng soal ginian, tp infonya bagus sebagai pengetahuan baru

blogwalking sambil ngefollow
follback ya gan

Yups thax bgt buat Agan2 yang dah nyempetin mampir ke sini...Link & FollBack Succes...

itu juga di film wall-e ada robot namanya eve..
pake bom sonic jugaa,,, XD

Back To Top