MUSIC-WALLPAPPER

Google Search

Loading

Kebangkitan El Nino (Fernando Torres)

Siapa yang tidak kenal sama El Nino alias Fernando Torres . . . .transfernya ke Chelsea pada paruh musim 2010/2011 mengemparkan publik karena merupakan nilai transfer terbesar (£50 juta/Rp 695 miliar) di tanah Inggris pada saat itu. Torres sempat mengalami masa yang cukup pahit ketika bergabung dengan Chelsea, dia kesulitan menciptakan Gol. Seorang strikes bisa menjadi down mentalnya jika dia mulai kesulitan mencetak gol, apalagi ditambah dengan status nilai transfer yang termahal. Untuk mencetak gol pertamanya bagi Chelsea Torres membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu sekitar 903 menit yaitu pada saat pertandingan melawan West Ham United pada saat itu Chelsea unggul 3-0. Sampai musim 2010/2011 berakhir Torres tidak menambah satu pun pundi-pundi Golnya. Ini merupakan masa yang sulit bagi seorang pemain depan dengan predikat termahal. 
Torres memulai musim baru dengan menjadi Man Of the Match saat Chelsea menahan imbang Stoke City 0-0, perfoma Torres mulai membaik namun kepercayaan dirinya dalam menceploskan bola ke gawang belum meningkat. Bahkan dalam suatu pertandinga dia lebih sering memberikan assist pada rekannya padahal jika di ceploskan sendiri bola tersebut ke gawang kemungkinan bisa menjadi sebuah Gol. Pada pekan ke 5 (BPL) El Nino berhasil mencetak gol keduanya  yaitu ketika timnya di tundukkan Setan Merah di Old Trafford 3-1. Seharunya Torres bisa mencetak gol lebih dari satu namun dewi fortuna berkata lain, tercatat ada 2 peluang yang harusnya 90 persen menjadi gol bahkan ada satu peluang yang wajib menjadi gol namun semua sirna ketika sontekan bola ke gawang yang sudah kosong melebar.
Pekan selanjutnya, tanda-tanda kebangkitan sang El Nino mulai terlihat. Dia kembali mencetak gol (Gol ke 3 nya bagi Chelsea) ketika melawan Swansea City, namun Torres harus keluar lapangan pada laga itu karena melakukan sliding tackle dengan dua kaki pada pertandingan tersebut dan harus menjalani hukuman tidak boleh bermain di 3 pertandingan dalam kompetisi domestik. Namanya kembali tercoreng meski bisa mencetak sebuah gol. Itu kali pertama Torres menerima kartu merah sepanjang kariernya di Liga Inggris.
Torrespun belum bisa menunjukan permainan terbaiknya di ajang liga lokal, namun ternyata tanda-tanda kebangkitan El Nino memang benar adanya. Di ajang Liga Champion dia menjawab dengan dua golnya ke gawang Racing Genk (19 Oktober 2011), Chelsea mengakhiri perlawanan R Genk dengan skor 5-0. Berbagai pujian datang dari berbagai pihak termasuk acungan dua jempol oleh Andre Villas-Boaz. Manager Chelsea itu meyakini bahwa Fernando Torres telah kembali menemukan kepercayaan diri setelah penyerang asal Spanyol itu mencetak dua gol pada kemenangan 5-0 saat mengalahkan Genk.
Berikut Video Kemenangan Chelsea, 2 gol di cetak oleh El Nino.

 

0 Komentar untuk "Kebangkitan El Nino (Fernando Torres)"

Back To Top