MUSIC-WALLPAPPER

Google Search

Loading

Teknik Pengumpulan Data (Penelitian Pendidikan)

Ada beberapa teknik pengumpulan data yaitu wawancara, angket, observasi dan studi dokumenter.
1. Wawancara (Interview)
Wawancara atau interview merupakan salah satu bentuk pengumpulandata yang banyak digunakan dalam penelitian deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Wawancara dilakukan secara lisan dalam pertemuan tatap muka secara individual. Adakalanya juga wawancara dilakukan secara berkelompok seperti wawancara dalam suatu keluarga, pengurus yayasan, pembina pramuka dll. Wawancara ditujukan untuk memperoleh data dari individu dilaksanakan secara individual.
2. Angket (Questionaire)
Angket merupakan teknik pengumpulan data yang efisien. Menurut Sugiyono (2009: 142), angket merupakan teknik pegumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Dengan adanya kontak langsung antara peneliti dengan responden akan menciptakan suatu kondisi yang cukup baik, sehingga responden dengan sukarela akan memberikan data obyektif dan cepat.
3. Observasi (Observasion)
Observasi atau pengamatan merupakan suatu cara mengumpulkan data dengan jalan mengadakan pengamatan terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Kegiatan tersebut dapat berkenaan dengan cara guru mengajar, siswa belajar, personil bidang kepegawaian yang sedang rapat dsb. Observasi dapat dilakukan secara partisipatif maupun nonpartisipatif. Dalam observasi partisipatif pengamat ikut dalam kegiatan yang sedang berlangsung sedangkan dalam observasi nonpartisipatif pengamat tidak ikut.
4. Studi Dokumenter (Documentary Study)
merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, gambar maupun elektronik.


0 Komentar untuk "Teknik Pengumpulan Data (Penelitian Pendidikan)"

Back To Top