Posted by : Nur Prasetiyo (Zutonx Blog) Saturday, May 15, 2010

Agar penelitian memperoleh informasi atau kejelasan yang lebih baik tentang penelitian tindakan, perlu kiranya dipahami bersama prisnsip-prinsip yang harus dipenuhi apabila berminat dan akan melakukan penelitina tindakan kelas. Dengan memperhatikan hal-hal ini, kiranya kita dapat berhasil dengan hasil yang baik.
Adapun prinsip-prinsip yang dimaksud adalah sebagai berikut:
1) Kegiatan Nyata dalam Situasi Rutin
Penetilian harus dilakukan pada waktu rutin(jam pelajaran biasa) tanpa menggunakan jam khusus dan tidak mengubah jadwal yang ada. Dengan demikian jika kita melakukan beberapa kali penelitian tindakan, tidak mengalami kerepotan bagi pihak sekolah(Kepala Sekolah) untuk mengaturnya.
2)Adanya Kesadaran Diri untuk Memperbaiki Kinerja
Penelitian tindakan sifatnya bukan menyangkut hal-hal statis, tetapi dinamis yaitu adanya perubahan. Penelitian tindakan bukan menyangkut materi tetapi menyangkut topik pokok bahasan yang bersangkutan, yaitu strategi, pendekatan, metode atau cara untuk memperoleh hasil melalui sebuah kegiatan uji coba atau eksperimen.
Berbeda dengan eksperimen biasa, karena eksperimen biasa menggunakankelompok kontrol, sedangkan penelitian tindakan tidak demikian. Tetapi dicobakan dengan cara berulang-ulang sampai memperoleh informasi yang mantap tentang pelaksanaan metode/cara itu.Dengan cara berulang-ulang inilah maka penelitian tindakan dapat disebut sebagai penelitian eksperimen berkesinambungan.
3)SWOT sebagai Dasar Berpijak
Penelitain tindakan harus dimulai dengan melakukan analisis SWOT, terdiri atas unsur-unsur S-Strenght(kekuatan), W-Weaknesses-(kelemahan), O-Opportunity-(kesempatan, T-Threat-(ancaman). Empat hal tersebut dilihat dari sudut guru yangmelaksanakan maupun siswa yang dikenai tindakan. Dengan berpijak pada hal tersebut, penelitian tindakan dapat dilaksanakan hanya apabila ada kesejalanan antara kondisi yang ada pada guru dan juga ada pada siswa.
Kekuatan (S) dan kelemahan (W) yang ada pada diri peneliti dan subjek tindakan diidentifikasi secara cermat sebelum mengidentifikasi yang lain. Dua unsur yang lain, yaitu kesempatan (O) dan ancaman(T), diidedntifikasikan dari yang ada di luar diri guru atau peneliti dan juga di luar diri siswa atau subjek yang dikenai tindakan.
4)Upaya Empiris dan Sistematik
Prinsip ke 4 ini merupakan penerapan dari prinsip yang ke 3. Dengan telah dilakukannya analisis SWOT, tentu saja apabila guru melakukan tindakan, berarti sudah mengikuti prinsip dan sistematis.
5)Ikuti Prinsip SMART dalam Perencanaan
a. S - Specific, khusus,tidak terlalu umum
b. M - Managable, dapat dikelola, dilaksanakan
c. A - Acceptable, dapat diterima lingkungan, atau
- Achievable, dapat dicapai, dijangkau
d. R - Realistic, operasional, tidak diluar jangkauan
e. T - Time-bound, diikat oleh waktu, terencana.

Daftar Pustaka
Suharsimi Arikunto, Suhardjono dan Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

There was an error in this gadget

Google Search

Loading
Soal Latihan UNAS 2012 Klik Di Sini

- Copyright © Zutonx Blog - MY - Powered by Blogger - Designed by MY -